Pages

Kantor DPRD Fakfak Dipalang Masyarakat Mbaham Matta

FAKFAK – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Fakfak dipalang oleh Aliansi Mahasiswa Fakfak, Senin (31/7/2018).

Kantor DPRD Kabupaten Fakfak dipalang akibat dari aliansi mahasiswa Fakfak dan masyarakat Adat Mbaham Matta gelar aksi, meminta Ketua DPRD dah Bupati hadir untuk mendegar langsung aspirasi mereka terkait tapal batas Kaimana Fakfak-Bintuni yang saat ini sedang tarik menarik.

Dari 20 anggota DPRD Kabupaten Fakfak, hanya satu orang saja yang hadir yakni Addul Karim Woretma, SH. Tibanya di Kantor DPRD massa sempat memanas meminta Ketua DPRD dan Bupati untuk hadir. “Pimpinan DPRD sedang dinas di luar maka saya mewakili teman-teman semua, dan mohonan maaf bila pimpinan tidak sempat hadir,” ujarnya.

Woretma juga menyampaikan, bahwa kehadirannya sebagai anak Mbaham Matta. Hal tersebut disambut oleh Sirzet Gwas-gwas selaku Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak.

“Hari ini adalah yang kami lihat margamu, jika ada rekomendasi atau bentuk aspirasi sampaikan, karena saya akan teruskan ke pimpinan saya,” ucap Karim.

Sirzet Gwas-gwas meminta kepada Kapolres Dandim 1706 Fakfak, Pemerintah Daerah, dan anggota DPR, agar segera sama-sama naik cabut tapal batas yang sudah masuk wilayah Mbaham Matta. “Jika tidak, kami akan perang, jangan main-main, di tanah Kei orang mati karena batas tanah dan saya menyaksikan saat kejadian di Kei Besar, tapi kami di Fakfak masih memiliki rasa persaudaraan, jadi tolong disikapi jangan pemerintah diam,” tegasnya.

Tapal batas yang sudah dipasang semenjak Jumat lalu hingga hari ini belum ada penyelesaian, sebagai orang adat, kami klaim karena tapal batas tersebut sudah dipindahkan ke Metimber lewat tiga distrik, yakni Distrik Tomage, Bomberay dan Mbaham Dandara, wilayah adaministrasi Pemetintah Kabupaten Fakfak. “Apakah harus kita diam, sementara Kabupaten Fakfak adalah kota tertua di Tanah Papua,” tuturnya. (Fan).

Sumber: https://www.wartaekspres.com/kantor-dprd-fakfak-dipalang-masyarakat-mbham-matta/

HTI Sesalkan Kajian soal Khilafah di Bandung Dipersoalkan

Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, menyesalkan sikap sejumlah pihak yang mempersoalkan rencana penyelenggaraan acara bertajuk Kajian Sistem Politik dan Pemerintahan Islam di Gedung Wakaf Pro, Bandung, Jawa Barat pada Minggu (27/5).

Menurutnya, langkah yang membuat rencana penyelenggaraan acara tersebut batal menunjukkan ketidakbenaran sedang terjadi di Indonesia saat ini.

Juru Bicara HTI Ismail Yusanto menyesalkan kajian soal khilafah
di Bandung dipersoalkan pihak tertentu. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

"Maka itu, ini sudah tidak benar. Ini negara sudah tidak benar," ucap Ismail kepada CNNIndonesia.com, Minggu (27/5).

Dia menerangkan, acara bertajuk Kajian Sistem Politik dan Pemerintahan Islam bersifat pribadi dan hanya berisi tentang penyampaian dakwah dari Ustaz Luthfi Afandi.

Ismail pun mempertanyakan sikap sejumlah pihak yang mempersoalkan acara tersebut di tengah bulan Ramadan seperti saat ini.

Dia menyatakan, acara bertajuk Kajian Sistem Politik dan Pemerintahan Islam tidak terkait dengan HTI --yang kini tengah berjuang mengajukan banding di PTUN karena tak terima dibubarkan pemerintah.

"Itu kegiatan pribadi, dia mau bikin acara dakwah. Katanya boleh dakwah tidak boleh dirintangi, kemudian digitukan bagaimana," ujar dia.

Lebih jauh, Ismail meminta kepolisian bisa bersikap lebih adil. Menurutnya, polisi tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok-kelompok yang tidak jelas.

Bila sikap seperti yang terjadi di Bandung saat ini dibiarkan, kata Ismail, maka berpotensi merambat menjadi hal yang tidak keruan.

"Bersikaplah adil. Kegiatan dakwah dilindungi. Tidak boleh polisi tunduk pada tekanan kelompok tidak jelas itu," tuturnya.



Deputi Chief Executive Officers Sinergi Foundation, Asep Irawan, selaku pengelola gedung telah mendapat informasi pembatalan tersebut dari panitia acara pada Sabtu, sekira 19.59 WIB.

Kajian berdurasi enam jam itu digelar oleh Mercusuar dan Islamkaffah. Hadir sebagai pembicara adalah Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat, Luthfi Afandi.

CNNIndonesia.com masih berusaha meminta penjelasan Luthfi tentang alasan pembatalan acara tersebut.

Kepolisian Resor Kota Bandung pun telah mengimbau panitia membatalkan kegiatan tersebut.

"Belum dapat izin," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Komisaris Santhi kepada CNNIndonesia.com. "Tadi diimbau tidak dilaksanakan." (gil/cnnindonesia.com)

PERS RELEASE MENYIKAPI OPINI PUBLIK KUNJUNGAN BUPATI DOGIYAI KE KAMPUNG MOGODAGI

Sekalipun Kabupaten Dogiyai telah terbentuk pada tahun 2008 dan sekalipun dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2008 telah disebutkan tapal batas wilayah Kabupaten Dogiyai dengan kabupaten lainnya, tetapi hingga kini tapal batas ril antara Kabupaten Dogiyai dengan Kabupaten Mimika, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Nabire masih bermasalah.

Kami Pemuda dan Masyarakat Dogiyai mendukung penuh kebijakan bupati menyelesaikan Masalah tapal batas ini dan masalah ini tidak semata-mata berkaitan dengan kepemilikan dan kekuasaan atas wilayah pemerintahan, tetapi yang lebih penting berkaitan dengan pelayanan pemerintahan terhadap warga masyarakat yang berada di wilayah tapal batas yang terabaikan akibat terisolasi dan dipersengketakan.

Demi menyelesaikan persoalan tapal batas Bupati Dogiyai melalukan kunjungan kerja dikampung Mogodagi, Kapiraya. Kabupaten Deiyai. Kunjungan Bupati itu Sebagian orang di Kabupaten Deiyai protes dengan kunjungan Bupati Dogiyai ke Mogodagi/Kapiraya. Padahal kunjungan kerja Bupati Dogiyai ini dalam rangka untuk  melihat kondisi masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka serta melakukan pendekatan dalam rangka penyelesaian tapal batas pemerintahan. , tetapi juga mengunjungi orang Dogiyai yang berada disana. Tidak ada kepentingan politik praktis apapun dalam kunjungan ini.

Kenyataan Selama ini tidak ada Bupati yang mau dan berani mengunjungi wilayah-wilayah terpencil dan terisolasi, terutama yang berada di tapal batas pemerintahan. Tidak hanya itu dalam kunjungan Bupati juga masyarakat menyambut  dengan tarian, nyanyian dan air mata. Itu artinya mereka sungguh merindukan kehadiran pemerintah di wilayah dan dalam hidup mereka.

Setelah sebelumnya Bupati Dogiyai juga mengunjungi masyarakat di Degeuwo di Kabupaten Nabire dan Mogodagi/Kapiraya di Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika, dalam waktu dekat  akan mengunjungi masyarakat diWigoumakida/Wosokunu di Kabupaten Kaimana dalam rangkah menyelesaikan tapal batas pemerintahan dan mengunjungi masyarakat Dogiyai yang berada didaerah tapal batas bukan intervensi wilayah pemerintahan daerah lain dan  tidak ada kepentingan politik praktis apapun.



Bernardo Boma 
Aktivis Pemuda Dogiyai

Cp. 081321529482

Warga Diskusikan Rencana Kelola dan Zonasi Kawasan Konservasi Perairan Fakfak

Warga Kampung Antalisa sedang mendengarkan presentasi/Istimewa


FAKFAK - Sejak November 2017, Pemerintah Kabupaten, Dinas Kelautan Perikanan, Conservation International (CI) Indonesia dan USAID-SEA melaksanakan inisiatif di Fakfak Papua Barat untuk mendukung penguatan kelola Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD). Kegiatan ini merupakan bagian dari program CI Indonesia di Papua Barat untuk penguatan penguatan jejaring kelola kawasan konservasi perairan di Bentang Laut Kepala Burung (BLKB).

Menindaklanjuti pencadangan Taman Pesisir Teluk Berau dan Teluk Nusalasi Van Den Bosch seluas 350.000 ha sebagai KKPD oleh Pemerintah Kabupaten pada 25 Juli 2017, CI Indonesia bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat berdiskusi dengan warga lokal untuk menentukan titik area yang harus dilindungi, sebagai salah satu tahap dalam Perencanaan Pengelolaan dan Zonasi Kawasan Konservasi Fakfak. Dokumen Rencana Pengelolaan dan Zonasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan efektivitas Kawasan Konservasi Perairan sebagaimana dipersyaratkan dalam Panduan Evaluasi Efektivitas Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (E-KKP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam rilis yang diterima, Diskusi yang terlaksana pada 10-15 Februari 2018 tersebut dihadiri oleh 268 warga dari 18 desa. Sejumlah desa yang terlibat yakni Ugar, Andamata, Mandoni, Sekar, Sisir, Tuberwasa, Malakuli, Antalisa, Faur, Tarak, Kiaba, dan Maas. Diskusi partisipatif bersama masyarakat tersebut bertujuan  mendapat masukan dari warga atas wilayah yang perlu dilindungi, pemanfaatan sumber daya alam dan daya dukung lingkungan, serta untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perikanan jangka panjang dan potensi pariwisata di Fakfak.

Kristian Thebu selaku Ketua Dewan Adat Suku Maya di Raja Ampat, berbagi pengalaman Raja Ampat menjadi salah satu destinasi wisata dunia karena pengelolaan perairan yang berkelanjutan.

 “Konservasi sifatnya bukan melarang, melainkan mengatur. Pengaturan ini sebaiknya dilakukan oleh warga adat karena warga adat adalah pemilik wilayah ini. Fakfak memiliki potensi yang sama dengan Raja Ampat, maka, dukungan masyarakat dibutuhkan untuk mendukung kerjasama pemerintah,” ujar Kristian.

Sementara dari masyarakat, Anwar Yorre, tokoh nelayan di Kampung Malakuli menyatakan antusiasmenya terhadap acara ini.

“Jika KKPD ini sudah berjalan, kami siap membantu untuk patroli dari pulau ke pulau setiap minggu. Namun, perlu ada diskusi tentang penegakan hukum agar warga mengetahui secara jelas mengenai rencana pengelolaan perairan dan perikanan ke depan," harap Anwar.

Secara umum, diskusi yang berjalan membuahkan hasil yang positif.Keluaran dari pertemuan ini adalah satu peta Teluk Berau dan Teluk Nusalasi Van Den Bosch dengan titik-titik lokasi ikan bertelur dan berkembang biak yang perlu dilindungi.

Nur Ismu Hidayat selaku Program Manager Fakfak CI Indonesia menyatakan bahwa diskusi merekomendasikan 60.000 ha kawasan dari wilayah yang dicadangkan untuk dikonservasi.

“Kami memproyeksikan ada sekitar 20-30% kawasan yang dikonservasi dari luas perairan yang dicadangkan, dan dalam proses diskusi, warga merekomendasikan luasan wilayah kurang lebih 60.000 ha. Warga juga memberikan masukan mengenai wilayah-wilayah yang patut untuk dilindungi karena wilayah-wilayah itu terkenal sebagai tempat ikan berkembang biak," terang Ismu.

Ia menambahkan input dari diskusi ini juga akan divalidasi secara ilmiah pada survey yang akan dilakukan pada 5-20 Maret 2018. Hasil survey tersebut nantinya kami harap dapat menjadi dasar ilmiah yang memperkuat rencana pengelolaan dan zonasi kawasan konservasi perairan di Fakfak, untuk kelestarian sumber daya perairan Fakfak dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. [Ola]
Sumber: http://wartaplus.com

MAHASISWA FAKFAK DI TENGAH KONTROVERSI BANTUAN DANA PENDIDIKAN

MAHASISWA FAKFAK DI TENGAH KONTROVERSI BANTUAN DANA PENDIDIKAN


Opini:
Moses Krispul
(Alumni Fakultas Hukum Universitas Pasundan, Bandung) 


Pendidikan merupakan investasi suatu Bangsa di masa depan. Pendidikan sebagai sarana dalam mengukur kemajuan suatu peradaban dalam pembangunan sumber daya manusia (human development). Dengan begitu, pendidikan akan terawat dalam kondisi yang mempedulikan bagaimana prinsip transparansi dapat terselenggara dalam pengelolaan dana pendidikan.

Sebagaimana salah satu Program bantuan dana 1.000 mahasiswa yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan. Dalam  pengelolaannya, program ini menuai beberapa kecurigaan karena tidak sesuai dengan prinsip tata kelola keuangan Negara/Daerah. Secara konsep dalam sistem pengelolaan keuangan Negara berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU No. 17 Tahun 2003, yang menegaskan “Keuangan negara dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan”.

Munculnya asas-asas pengelolaan keuangan negara dalam UU No. 17 tahun 2003, dan UU No. 1 tahun 2004, merupakan upaya reformasi konsep dari sistem pengelolaan yang bersifat sentralistik dan tidak transparan beralih ke konsep yang lebih transparan. Asas transparansi merupakan keterbukaan menyangkut kepentingan publik, dari proses pengambilan keputusan, penggunaan dana-dana publik sampai pada tahapan evaluasi.

Berbicara mengengenai program bantuan dana pendidikan yang diproyeksikan untuk 1.000
mahasiswa ini, seharusnya mengikuti sistem dan pengelolaan keuangan Negara yang mengarah pada tata kelola pemerintahan yang baik. Pada prinsipnya, realisasi anggaran pendidikan dilaksanakan dengan syarat proporsional (sesuai tujuan yang tepat). Apabila prinsip itu gagal dirasionalkan dalam kebijakan, maka kekhawatirannya adalah menimbukan potensi penyelewengan (mark up) anggaran. Benar kata Lord Acton “power tends to corrupt” yang artinya kekuasaan dekat dengan korupsi. Program ini jangan dijadikan arena permainan elit. Muncul pertanyaan apakah dinas pendidikan Kabupaten Fakfak sudah berjalan sesuai perundang-undangan yang berlaku, sesuai asas-asas pemerintahan yang  baik dan benar? Ini menjadi pertanyaan kita bersama.

PROGRAM 1.000 MAHASISWA

Di tahun 2016 akhir, Mahasiswa Kabupaten Fakfak di seluruh Indonesia, memperoleh kabar dari dinas pendidikan Kabupaten Fakfak tentang program 1.000 mahasiswa. Syarat untuk mendapat bantuan, adalah diharuskan melakukan pendataan mahasiswa di masing-masing kota studi di seluruh Indonesia dengan total nominal yang di kucurkan  Rp.4.200.000. Program ini pertama kali diselenggarakan sejak 2016, bergulir pula diakhir tahun 2017 dan belum ada kejelasan untuk 2018. 
Dari latar belakang di atas, muncul beberapa pertanyaan. Apakah benar pemerintah Kabupaten Fakfak memiliki program bantuan dana 1.000 mahasiswa ? Apakah benar ini merupakan program khusus Bupati kabupaten fakfak yang secara teknis dilaksanakan oleh dinas pendidikan? Ataukah ini merupakan program khusus dari Dinas pendidikan?

REALISASI PROGRAM BANTUAN 

Penyelenggaraan program bantuan dana ini sangat tidak rasional. Mengapa demikian? Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek berikut yaitu, perumusan kebijkan (konsep program), bagaimana berbicara perencanaan, penganggaran, tujuan pelaksanaan, dan bagaimana evaluasi dari suatu kegiatan. keseluruhannya tidak berjalan dengan baik.

Seharusnya dinas terkait memiliki suatu kriteria-kriteria tertentu yang dapat di pakai dalam pelaksanaan kegiatan ini. Misalnya, Mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah mahasiswa dengan kriteria, Mahasiswa kurang mampu dalam hal finansial yang di tunjukkan dengan keterangan surat tidak mampu,atau pendapatan orang tua/bulan, Mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah mahasiswa yang berprestasi dengan minimal IPK 2,80, Mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi khususnya IKMAFAK, Mahasiswa aktif, dan Mahasiswa yang berkebutuhan khusus.

Kriteria-kriteria ini seharusnya dibuat, sehingga yang mendapatkan bantuan inipun benar-benar tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Hal ini sangat penting karena apa bila dalam pelaksanaan suatu kegiatan tidak memiliki tujuan yang jelas maka hasilnyapun sia-sia dan tidak memberikan dampak positif.

Dengan demikian, secara keseluruhan program ini menurut hemat penulis, melihat tahapan di atas maka program ini tidak logis. Sehingga berimbas pada pelaksanaanya, yang terbukti  tidak berjalan dengan baik. Seharusnya dinas pendidikan yang dalam menjalankan suatu programnya, harusnya menggunakan asas-asas pemerintahan yang baik “good governance”  yang paling tidak terkandung dalam beberapa unsur diatas.

Oleh sebab itu, harus di perhatikan dan  di tinjau dengan baik. Jangan sampai ini menjadi salah satu cara pengelolaan  dana siluman oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab di tubuh dinas pendidikan kabupaten fakfak. Hal-hal seperti ini jangan sampai mencederai dinas pendidikan Kabupaten Fakfak sebagai garda terdepan dalam pembangunan moralitas dan mutu pendidikan anak bangsa. Kepentingan oknum-oknum ditubuh dinas pendidikan seperti ini dapat merusak  citra dinas pendidikan kabupaten fakfak dan merugikan masyarakat kabupaten Fakfak secara menyeluruh. Mari para mahasiswa dan seluruh  masyarakat, kita harus melihat dengan jeli persoalan-persoalan seperti ini.

Rekomendasi Yang Ditawarkan

Pertama, Pemerintah harus menjalin kerjasama dengan pengurus-pengurus Ikatan Mahasiswa Fakfak di kota-kota studi seluruh Indonesia dalam menjalankan program-program seperti ini.
Kedua, Dinas pendidikan harus membuat kriteria-kriateria tertentu yang dapat dipakai untuk menjalankan program-program semacam ini, sehingga program semacam ini dapat terlaksana dengan baik dan benar serta tepat sasaran. kriteria itu Misalnya dengan memperhatikan: Mahasiswa kurang mampu dalam hal finansial yang di tunjukkan dengan keterangan surat tidak mampu,atau pendapatan orang tua/bulan, Mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah mahasiswa aktif berprestasi dengan minimal IPK 2,80, Mahasiswa yang aktif dalam organisasi IKMAFAK, dan Mahasiswa yang berkebutuhan khusus. Ketiga, Total dana yang di peruntukkan untuk bantuan ini harus jelas. Keempat, Harus ada kejelasan Sumber dana keuangan pemerintah.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat Minta Kejaksaan Tak Eksekusi Mati Jilid IV

Direktur LBH Masyarakat mengatakan daripada mengumbar dan melaksanakan soal hukuman mati, Kejagung diminta membenahi kinerja lembaga. (Ilustrasi/Thinkstock/OSTILL)

Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat meminta agar Kejaksaan Agung mengurungkan niatnya untuk memggelar eksekusi mati jilid IV terhadap terpidana kasus narkotika.

Direktur LBH Masyarakat, Ricky Gunawan, menilai daripada menggelar eksekusi mati, Kejagung diminta memperbaiki kinerja lembaganya.

"Jika dibandingkan dengan lembaga hukum lainnya, Kejaksaan ini minim prestasi, makanya menggembor-gemborkan hukuman mati sebagai jalan tetap eksis, alih-alih itu akan lebih baik jika lembaga ini membenahi diri," kata Ricky saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan, Jumat (2/3).


Lihat juga: Zaman Besar, Manusia Kerdil

Pendapat Ricky itu disampaikan menanggapi pernyataan Jaksa Agung M Prasetyo, Kamis (1/3). Saat berkunjung ke Markas Besar Polri, Prasetyo sempat menyinggung soal pelaksanaan eksekusi mati jilid IV.

"Ya Insyaallah (tahun ini). Insyaallah yah," kata Prasetyo di kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/3).

Merujuk pada pernyataan tersebut, Ricky pun mendesak agar Jaksa Agung menghentikan rencana terkait eksekusi mati ini.

"Pernyataan-pernyataan yang Jaksa Agung sampaikan ke media tidak lebih sebagai upaya untuk mencari perhatian publik di panggung hukum nasional, jadi ya baiknya dihentikan. Jangan dilaksanakan," katanya.

Lagi pula, sambung Ricky, pada Juli 2017 lalu pihak Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pun telah menyatakan eksekusi mati jilid III yang dilakukan Kejaksaan Agung pada Juli 2016 justru mengandung maladministrasi. Kejaksaan Agung pun saat itu diminta untuk membenahi diri terkait pelaksanaan eksekusi mati ini.


Lebih lanjut, menurut Ricky rencana Kejaksaan Agung yang ingin melaksanakan eksekusi mati jilid IV juga dianggap kontraproduktif dengan diplomasi Indonesia di arena politik internasional.

"Indonesia baru saja menerima kunjungan Komisioner Tinggi HAM PBB pada Februari 2018, Indonesia juga mengincar posisi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, kalau melaksanakan eksekusi tentu ini sangat kontra," kata dia.

"Eksekusi mati justru akan mencoreng citra Indonesia di hadapan komunitas internasional," tutupnya.

Sementara itu, CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi pihak Kejaksaan Agung, namun hingga saat ini pihak Kejaksaan Agung belum memberi tanggapan. (kid/sur)

Sumber: www.cnnindonesia.com

Kekuatan Super yang Dimiliki Manusia Biasa

MANUSIA super ternyata ada di dunia nyata dan bukan monopoli film superhero. Kemampuan 'tak biasa' mereka tidak dimiliki manusia lainnya dan kekuatannya dipastikan membuat tercengang banyak orang. Beberapa ini kekuatan super yang dimiliki manusia biasa:

1. Kemampuan mengenali banyak rasa
Kemampuan ini bernama supertaster. Dengan memiliki kemampuan ini maka setiap orang akan mampu membedakan banyak rasa. Di dunia ini sekitar 25% orang memiliki kemampuan ini.

2. Memiliki kekuatan tubuh besar
Ada sebuah kondisi yang menjadikan tubuh manusia jadi super kuat. Kondisi ini dinamakan dengan Myostatin-Related Muscle Hypertrophy. Salah satu orang yang mendapatkan kekuatan super ini adalah Liam Hoekstra dimana belum genap berumur setahun ia mampu melakukan pull-up dan pull-down.

3. Memiliki imunitas super besar
Anda jangan pernah menganggap remeh apa itu imunitas pada tubuh. Tanpa adanya imunitas manusia tidak akan mampu menahan radikal bebas hingga penyakit banyak yang datang. Beberapa manusia ada yang memiliki imunitas terhadap beberapa penyakit ganas seperti jantung, kanker dan HIV.

4. Darah paling super
Setidaknya dunia ini hanya memiliki sekitar 43 orang yang memiliki kondisi darah "Rhnull". Artinya darah ini tidak memiliki rhesus yang menjadi identitas setiap darah. Darah yang dimiliki orang-orang ini bisa digunakan untuk donor semua orang di dunia.

5. Memiliki tulang yang tak bisa patah
Beberapa orang di dunia ini memiliki mutasi genetik bernama LRP5 yang membuatnya memiliki tulang kuat. Orang dengan mutasi ini memiliki kekuatan tulang 8 kali lebih besar dari rata-rata orang dewasa. Artinya jika sampai terjadi kecelakaan ia tak akan mengalami patah tulang. Kejadian ini pertama kali ditemukan pada 1994.

6. Melihat sekitar dengan mata tertutup
Ekolokasi adalah kemampuan untuk melihat sekitar dengan mata tertutup. Kemampuan ini biasanya dimiliki oleh kelelawar dengan suara ultrasoniknya. Manusia ternyata juga bisa memiliki kemampuan ini hingga ia bisa melihat meski dalam keadaan yang super gelap.

7. Mampu menahan rasa sakit
Rasa sakit adalah rasa yang paling tidak diinginkan oleh semua orang. Bahkan sampai ada obat untuk meredakan sakit segala. Namun bagi orang yang mengalami keadaan CIPA (Congenital Insensitivity to Pain with Anhidrosis), sakit bukanlah hal yang patut dicemaskan. Pasalnya mereka tak dapat merasakan sakit pada tubuhnya.(amm/https://lifestyle.sindonews.com)

Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris RCTI-MNC TV, Sabtu - Senin (3 - 5 Maret 2018)

Salah satu pertandingan yang bakal menyita perhatian yakni pertemuan Manchester City versus Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (4/3/2018) malam WIB. Laga ini nantinya bakal disiarkan secara langsung RCTI pukul 22.30 WIB / twitter RCTI


MANCHESTER - Liga Inggris 2017/2018 memasuki pekan ke-29. Sebanyak 10 pertandingan bakal memberikan hiburan yang menarik untuk penggemar sepak bola selama akhir pekan ini.

Salah satu pertandingan yang bakal menyita perhatian yakni pertemuan Manchester City versus Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (4/3/2018) malam WIB. Laga ini nantinya bakal disiarkan secara langsung RCTI pukul 22.30 WIB.

City bakal menjadikan laga ini sebagai ujian terberatnya menuju gelar juara Liga Inggris musim ini. Pasalnya, Chelsea merupakan satu dari empat tim yang bisa menunda langkah juara The Citizens di musim ini.

Tapi City punya bekal bagus saat menjamu Chelsea akhir pekan nanti. Hal ini tak lepas dari keberhasilannya mengalahkan Arsenal dua kali dalam waktu sepekan. Total, enam gol tercipta di laga final Piala Liga Inggris dan lanjutan kompetisi domestik di mana hasil pertandingan berakhir masing-masing tiga gol tanpa balas.

Berkat keberhasilan itu, tim besutan Pep Guardiola sukses menyalip jumlah gol Chelsea di musim lalu (82-80). Mengenai ulasan preview pertandingan ini bisa dilihat pada Minggu atau sebelum laga big match tersebut berlangsung.

Di pertandingan lainnya. Pertemuan Liverpool versus Newcastle United juga tak kalah serunya. Laga ini dijadwalkan bakal ditayangkan secara langsung MNC TV, Minggu, pukul 00.30 WIB.

Berikut jadwal siaran langsung Liga Primer Inggris 2017/2018 pekan ke-29, 3-5 Maret 2018:

Sabtu, 3 Maret

Pukul 19:30 WIB Burnley vs Everton  ------------------------------ beIN Sports 1
Pukul 22:00 WIB Leicester City vs AFC Bournemouth ------------------------------ beIN Sports 2
Pukul 22:00 WIB Southampton vs Stoke City ------------------------------ beIN Sports 2
Pukul 22:00 WIB Swansea City vs West Ham United ------------------------------ beIN Sports 1
Pukul 22:00 WIB Tottenham Hotspur vs Huddersfield Town  ------------------------------ beIN Sports 1
Pukul 22:00 WIB Watford vs West Bromwich Albion ------------------------------ beIN Sports 2

Minggu, 4 Maret

Pukul 00.30 WIB Liverpool vs Newcastle United  ------------------------------ Live MNC TV
Pukul 20:30 WIB Brighton & Hove Albion vs Arsenal  ------------------------------ beIN Sports 1
Pukul 23:00 WIB  Manchester City vs Chelsea  ------------------------------ Live RCTI

Senin, 5 Maret

Pukul 00.30 WIB Crystal Palace vs Manchester United ----------------------------- beIN Sports 1

Siaran langsung dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.(sha/https://soccer.sindonews.com)

Kemenhub Siapkan Puluhan Kapal Laut untuk Mudik Gratis Tahun Ini

Ilustrasi pemudik dengan angkutan laut. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan puluhan armada kapal perintis sebagai angkutan mudik gratis tahun ini. Kapal-kapal tersebut merupakan bagian dari 70 kapal baru yang akan selesai pembuatannya pada April 2018 mendatang.

"Rencananya, kapal-kapal tersebut akan selesai semua April 2018, sehingga mudik bisa langsung digunakan," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo usai menghadiri Focus Group Discussion Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Hotel Sari Pacific, Jumat (2/3).

Lihat juga: Kapal dengan Puluhan Botol Bom ikan Tertangkap di Fakfak

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dwi Budi Sutrisno mengungkapkan, sebenarnya, kapal-kapal yang dipesan sejak 2015 itu akan digunakan untuk armada angkutan perintis, baik orang maupun barang, serta mendukung program tol laut. Demi menyediakan 70 kapal tersebut, pemerintah menggelontorkan sekitar Rp3,5 triliun.


Seluruh kapal tersebut dibuat di Indonesia di mana Tingkat Kompenen Dalam Negerinya berkisar 35 hingga 40 persen.

Lihat juga: Jokowi dan Utang Swasta

"Sebelum kapal-kapal itu ditaruh di daerah-daerah untuk angkutan perintis, Pak Menteri (Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi) meminta untuk ditaruh dulu di sini (angkutan mudik) kan itu awal Juni," katanya.

Adapun, pendaftaran mudik gratis akan dibuka sekitar 1,5 bulan sebelum perayaan lebaran tahun ini. Dwi berharap, mudik gratis dapat memuluskan aktivitas mudik masyarakat tahun ini. (bir)

Sumber: www.cnnindonesia.com

Kronologis Penemuan Mayat Wanita Korban Pembunuhan Samping Cafe Tagor - Fakfak

Ijin melaporkan :

Perihal : Penemuan sesosok mayat perempuan di Samping Cafe Tagor Jln. Fakfak kota.

1. Pada hari Jumat, tanggal 02 Maret 2018, jam 11. 00 wit Bertempat di Kompleks Cafe Tagor, Samping Polsek Fakfak Kota telah di temukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang terkapar bersimbah darah di ruang Tamu Kediaman Korban.

2. Adapun identitas Saksi - Saksi dan Korban Sbb :
a. Saksi :
1) .Yuliyana Tuturop, pembantu rumah tangga, 50 tahun, Kristen, Suku Fakfak.

2) .Yudi Andriyanto, 28 tahun, Kristen Protestan, suku Tionghoa.

b. Korban :
- Sudiyana Anggriyanto, umur 1954, Kristen Katholik, suku Tionghoa.

3. Adapun Kronologis Kejadian Sbb :

a. Sekitar jam 10.00 wit saksi 1 Sdri. Yuliyana Tuturop yang merupakan pembantu di rumah ibu Netty Andriyanto ( Adik Bungsu Korban ) sedang melakukan aktifitas pagi yaitu mencuci piring, saat mencuci piring saksi 1 sdri. Yuliyana Tuturop mencium bau busuk dari rumah korban dimana tempat cuci piring saksi 1 dan dapur rumah korban berdekatan dan hanya berjarak - /+ 1 meter, saksi 1 Sdri. Yuliyana Tuturop mencium bau busuk bangkai dan terdapat banyak lalat dari rumh korban saksi 1 meninggalkan tempat cuci piring dan pergi menuju Tempat main biliyar dan memanggil Saksi 2 yaitu Sdr. Yudi Andriyanto yang merupakan keponakan Korban yang saat itu sedang berada di tempat bilyar untuk melihat dan mengecek ke rumah korban.

b. Pada jam 10.30 wit Saksi 2 Sdr. Yudi Andriyanto menuju rumah korban dan langsung mengecek korban dengan mengetuk pintu teras kediaman korban sebanyak 4 kali dan berteriak nama korban " Tua Kok" namun tak ada balasan dari dalam rumah, karena tidak mendengar jawaban dari dalam rumah dan mencium bau busuk bangkai dan banyaknya lalat yang berada di dalam rumah korban Saksi 2 Sdr. Yudi Andriyanto langsung pergi menuju polsek Fakfak Kota.

b. Pada jam 11.00 wit saksi 2 Sdr. Yudi Andriyanto melaporkan hal tersebut di Polsek Fakfak Kota yang di terima oleh Kapolsek Fakfak Kota AKP. Ysuf Lope, setelah melaporkan kejadian tersebut Kapolsek memerintahkan Anggota Polsek Fakfak Kota untuk bersama - sama menuju TKP untuk mengecek rumah Korban.

c. Pada jam 11.15 wit Saksi 2 dan dan - /+ 5 orang anggota Piket Polsek yang dipimpin oleh Kapolsek Fakfak Kota AKP. Yusuf Lope Langsung menindak lanjuti laporan tersebut dengan langsung mengecek ke kediaman korban yang berjarak hanya - /+ 50 meter dari Polsek Fakfak Kota. Dalam pengecekan Kapolsek bersama anggota di rumah korban terdapat bau busuk dan banyak lalat yang berkerumun di rumah korban sehingga Kapolsek memerintahkan anggota Polsek membuka Pintu teras Rumah yang saat itu sedang terkunci, karena pintu depan teras terkunci maka anggota Polsek An. Brigpol Fandy Toisuta mengambil obeng dan membuka/ melepas kaca naku teras sebnyak 4 lembar kemudian masuk ke dalam teras untuk membuka pintu teras namun karna masih terkunci sehingga anggota polsek mencongkel Pintu dengan menggunakan Linggis, setelah mencongkel pintu teras dan terbuka kemudian Kapolsek bersama anggota Polsek langsung masuk ke teras dan membuka pintu depan rumah setelah membuka pintu depan rumah yang saat itu tidak terkunci Kapolsek dan anggota langsung mengecek Korban dan terlihat Korban sedang tergeletak dengan posisi terlentang tidak bernyawa dan bersimbah darah yang sudah membeku dengan posisi leher korban terdapat sayatan.

d. Pada jam 11.30 wit Melihat Kondisi Korban yang tidak bernyawa Kapolsek langsung memberikan informasi ke Polres Fakfak dan kemudian Anggota Piket fungsi Reskrim, Intel dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP. Misbahul Munir dan di dampingi oleh Kasat Intelkam Polres Fakfak Iptu. Muhadi, SH, KBO Ipda Slamet Eko Riayadi dan PA Intelkam Polres Fakfak Ipda Risky Iliyas Polres Fakfak langsung menuju ke TKP.

e. Pada jam 11. 45 wit Kasat Reskrim, yang di dampingi oleh Kasat Intelkam Polres Fakfak KBO Reskrim dan PA Intelkam serta anggota Piket fungsi Polres Fakfak tiba di TKP dan melakukan Tindakan sebagai berikut :

a) . mengamankan TKP dengan memberikan Police Line disekitar TKP Rumah Korban.

b) . Meminta keluarga korban untuk ke Kantor Polres Fakfak guna membuat Laporan Polisi.

d). Meminta keterangan dari Saksi - saksi, dan tetangga yang tingga di sekitar kediaman Korban. Adapun beberapa keterangan saksi sbb :

1).Sdr. Alex tigore, Suku ayam maru, umur 40 tahun, penjaga Lokasi Tagor memberikan keterangan bahwa sbb :
- Pada hari rabu Sekitar jam 12.00 wit korban masih terlihat beraktufitas dimana korban masih sempat bertemu dengan dengan sdr. Alex Tigore dan meminta uang kepada Sdr. Alex Tigore dan pada saat itu Sdr. Alex tigore memberikan korban uang sebesar Rp. 200.000 rupiah.

2. Saksi dari Ibu - ibu Ibadah Kerahiman yaitu Sdri. Maria Sefo, 55 Tahun, Kristen Prostestan, suku Kei, Jln. Cendrawasih Fakfak dan Heppy Hegemur, 67 tahun, Kristen Prostestan, Cendrawasih. Menyampaikan bahwa sbb :
Pada hari selasa jam 15.00 wit korban masih mengikuti ibadah kerohiman Kediaman rony lodo. Depan tokoh Alva.

c) . mengidentifikasi Korban
Dalam mengidentifikasi Korban bahwa dugaan sementara Korban meninggal karna dibunuh dimana terdapat cipratan - cipratan Darah di sekitar tempat korban terkapar dan posisi leher korban terputus disebkan karna sayatan senjata tajam.

d) . Mengamankan barang Bukti.

f. Pada jam 14.30 wit Setelah melakukan indentifikasi korban, Anggota Polres Fakfak yang dipimpin oleh KBO reskrim Polres Fakfak membawa Korban ke RSUD Fakfak guna dilakukan Visum.

g. Pada jam 15.00 wit Korban Tiba di Ruang jenazah RSUD Fakfak dan langsung diterima oleh Dr. Veronica Kania, P. P. S dan langsung dilakukan Visum et repertus korban.

4. Pada jam 15.30 wit pelaksanaan pengaman korban dan barang bukti penemuan mayat selesai, selanjutnya akan dilakukan penanganan lanjut terkait penemuan mayat di kompleks Tagor, selama giat berjalan aman, lancar dan terkendali.

Catatan :

1. Berdasarkan hasil indentifikasi terdapat kejanggalan atas meninggalnya Korban Sdri. Sudiyana Anggriyanto dimana korban di temukan dalam keadaan mengenaskan dimana posisi leher korban terputus dan terpisah dari badan korban sehingga dugaan sementara Korban meninggal akibat dibunuh.

2. Dari keterangan saksi - saksi dan rekan dekat bahwa korban merupakan anak tertua dari 7 bersaudara keluarga Andriyanto dan dalam interen keluarga korban terdapat masalah terkait harta warisan dan rumah yang di tinggali korban yang merupakan milik orang tua Korban yang di wariskan kepada Korban.

3. Korban merupakan tidak membunyai keluarga dalam hal ini tidak mempunyai anak karna korban tidak menikah.

4. Berdasarkan penjelasan Kasat Reskrim Polres Fakfak jika di setujui keluarga korban maka Korban akan dibawa ke Makasar untuk dilakukan Otopsi guna menindak lanjuti kasus kematian korban.
(Sumber)

Mumi 5.000 Tahun Ini Diyakini Sebagai Perempuan Bertato Tertua di Dunia

Mumi perempuan bertato dari Mesir kuno berumur sekitar 5.000 tahun. Foto/Trustees of British Museum

LONDON - Orang-orang Mesir kuno mendapat tinta lebih awal dari yang diperkirakan para ilmuwan sebelumnya. Sebuah studi baru terhadap dua mumi sekitar 5.000 tahun mengungkap bukti tato figuratif yang diyakini tertua di dunia.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Journal of Archaeological Science, karya seni tato ditemukan di tubuh dua individu mumi yang ditempatkan di British Museum.

Dikenal sebagai mumi Gebelein—berdasarkan wilayah di mana kedua mumi ditemukan—sisa-sisa tato di tubuh mumi pria berupa gambar seekor banteng liar dan seekor domba Barbary ditemukan di lengan atas. Sedangkan pada mumi perempuan ditemukan motif tato berbentuk huruf “S” di lengan depan dan bahunya.

Para ilmuwan meyakini, tato huruf “S” merupakan tato tertua yang pernah ditemukan di tubuh perempuan.

Kedua mumi bertato itu bagian dari koleksi enam mumi yang ditemukan pada tahun 1900.

”Penggunaan metode ilmiah terbaru, termasuk CT scanning, penanggalan radiokarbon dan pencitraan inframerah, telah mengubah pemahaman kita tentang mumi Gebelein,” kata Daniel Antoine, salah satu penulis utama makalah penelitian dan kurator antropologi fisik di British Museum.

“Baru sekarang kita mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan individu-individu yang sangat terjaga ini. Luar biasa, pada usia di atas lima ribu tahun, mereka mendorong kembali bukti tentang tato di Afrika hingga satu milenium,” ujarnya, seperti dikutip IB Times, Jumat (2/3/2018).

CT scanning sebelumnya menunjukkan bahwa mumi pria Gebelein berusia antara 18 dan 21 tahun saat meninggal karena luka tusukan di belakang. Sebelumnya, noda gelap di lengannya belum teruji sebagai tato.

Ilmuwan fotografi inframerah akhirnya dapat menentukan bahwa tanda di lengan itu sebenarnya adalah tato hewan bertanduk yang diidentifikasi secara sementara sebagai seekor banteng liar (berekor panjang, bertanduk) dan seekor domba Barbary (bertanduk melengkung, bahu bengkok) yang dikenal dalam seni Mesir Predynastic.

Periset percaya bahwa tato diciptakan dengan menggunakan semacam jelaga dan mungkin telah dipakai sebagai simbol kekuatan.

Sebagai perbandingan, tato di mumi perempuan Gebelein lebih sulit dipahami. Motifnya berbentuk ”S” di atas bahu kanannya dan motif linier pada lengan kanannya mirip dengan objek yang dipegang oleh tokoh-tokoh yang berpartisipasi dalam kegiatan seremonial pada keramik yang dicat pada periode tersebut. (mas/international.sindonews.com)

Total kerugian 50juta; Pengrusakan oleh 3 Anggota DPRD Fakfak Namun Tak ada Proses Hukum

FAKFAK – Sebagai wakil rakyat memang terkadang dituntut untuk bermental baja tetapi terkadang ada batasnya. Begitu pula yang terjadi dilingkungan DPRD Fakfak. Karena dipicu emosi berakibat pada pengrusakan yang dilakukan oleh oknum anggota dewan.
Yang sempat menjadi trending yakni kasus  “pecah kaca”  (dengan total kerugian Rp. 5.000.000 yang telah diganti para pelaku), yang kemudian menyeret wakil ketua II dan satu anggota dewan lainnya berinisial SH dan EBG yang dilaporkan ke pihak berwajib oleh sekwan dan diproses dipengadilan berakhir dengan vonis tahanan kota.

Baca :  Lawan Kriminalisasi, Perang Antara Kebenaran melawan Kezholiman!

Namun banyak masyarakat yang tidak mengetahui jika sebelumnya pada 1 desember 2016,  pemecahan kaca dan pemukulan pintu pintu kantor DPRD (dirumah Sekda sebagai kantor DPRD sementara),  dari kantor dprd sementara, mereka lantas  menuju kantor sekwan; ada 3 oknum anggota dewan yang melakukan pengrusakan terhadap inventaris dikantor sekwan; pada pukul 10.00 WIT.
 
Pengrusakan yang terjadi di sekretariat dewan (Sekwan saat itu Mahmud labiru. S. Sos) peralatan kantor  juga beberapa perabotan didalam ruang sekwan rusak karena dibanting, antara lain  laptop 2 unit,   printer 4 unit dispencer 2 unit,  komputer 3 unit  dan sistem keuangan. Total kerugian daripengrusakan ini mencapai Rp. 50.000.000.

Baca :  Kawal Kasus, Massa Bersama Anggota DPRD Fakfak datangi Polres

Oknum anggota dewan berinisial SY, AKW,FK sebagai pelaku pengrusakan namun pengrusakan ini sendiri tidak diproses hukum alias tidak dilaporkan tetapi malah kerusakan barang-barang tersebut diganti oleh sekwan.

Berikut ini foto-foto pengrusakan yang terjadi:








(AS)

Setia, Anjing Ini Jaga Makam Tuannya Selama 12 Tahun hingga Mati

Capitan, anjing di Argentina yang setia menjaga makam tuannya selama 12 tahun hingga akhirnya mati di pemakaman yang sama. Foto/Huffington Post

BUENOS AIRES - Seekor anjing di Argentina jadi pembicaraan publik karena kesetiannya yang luar biasa kepada pemiliknya yang telah meninggal sejak tahun 2006. Anjing itu menjaga dan terus menatap makam tuannya selama 12 tahun hingga akhirnya mati di pemakaman yang sama.

Publik Argentina ikut berduka atas kematian anjing setia bernama Capitan tersebut. Pihak berwenang diharapkan mengizinkan anjing tersebut dikuburkan di dekat tuannya.

Anjing blasteran ras Jerman berumur 16 tahun itu ditemukan mati setelah kondisi kesehatannya menurun.

Menurut laporan media lokal pada hari Selasa, 20 Februari 2018, Capitan telah dikenal di Kota Villa Carlos Paz, Argentina karena kesetiaannya yang tak habis-habisnya kepada sang pemilik Miguel Guzmán, yang meninggal dunia pada 2006.

Guzmán memberikan anjing itu kepada anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun; Damien, pada tahun 2005. Namun, sejak kematian Guzman, anjing itu hilang dari keluarga Guzman.

Keluarga Guzman mengira Capitan pergi untuk selamanya. Namun, seminggu kemudian keluarga tersebut mendatangi makam Guzman dan terkejut melihat Capitan menjaga makam tuannya.

Janda Guzmán, Veronica, mengatakan kepada surat kabar Cordoba bahwa dia tidak tahu bagaimana anjing tersebut menemukan makam suaminya.

”Kami mencarinya, tapi dia menghilang,” katanya. ”Kami pikir dia pasti tertabrak dan mati. Hari Minggu berikutnya kami pergi ke pemakaman dan Damian mengenali hewan kesayangannya. Capitan mendatangi kami, menggonggong dan meratap, seolah-olah dia sedang menangis,” ujar Veronica, seperti dikutip IB Times, Kamis (22/2/2018).

”Kami tidak pernah membawanya ke pemakaman, jadi ini adalah misteri bagaimana dia bisa menemukan tempat itu. Kami kembali ke hari Minggu berikutnya, dan dia ada di sana lagi. Kali ini, dia mengikuti kami pulang dan menghabiskan banyak waktu bersama kami. Tapi kemudian kembali ke pemakaman sebelum hari mulai gelap. Kurasa dia tidak ingin meninggalkan Miguel sendirian di malam hari.”

Damian mencoba membawa anjing pulang beberapa kali, tapi anjing itu langsung kembali ke pemakaman untuk “menjaga” ayahnya.

Menurut direktur pemakaman Hector Baccega, Capitan muncul suatu hari dan berkeliaran sampai berhenti di makam tuannya. Hewan itu sering berjalan-jalan di sekitar pemakaman di siang hari, tapi selalu kembali ke makam pada pukul 18.00 sore, dan tinggal di sana sepanjang malam.

Capitan menjaga kuburan hampir 12 tahun. Petugas pemakaman, Maria Clot, mengatakan kepada media lokal; "Saya tidak pernah melihat kesetiaan seperti itu.”(mas/sindonews.com)

Tegang, Jet - jet Tempur China Dekati Wilayah India

Pesawat-pesawat jet tempur China saat melakukan manuver akrobatik. Foto/REUTERS/Stringer


BEIJING -  Angkatan Udara China telah mengerahkan sejumlah pesawat jet tempur ke wilayah perbatasan yang dekat dengan India. Aksi pamer kekuatan udara itu terjadi saat ketegangan kedua negara sedang meningkat.

Beberapa jet tempur J-10 dan J-11 China pada Selasa pekan lalu terdeteksi bermanuver di wilayah China barat yang dekat dengan wilayah India. Militer Beijing melalui website Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengonfirmasi latihan jet-jet tempur dalam sebuah artikel dan foto.

India juga terlihat menyiagakan banyak pesawat tempur Su-30 MKI di dua pangkalan udara dekat Doklam—wilayah perbatasan dekat China.

Manuver jet-jet tempur China itu dianggap para pakar sebagai persiapan konfrontasi dengan India.

Song Zhongping, mantan instruktur untuk Korps Artileri Kedua PLA, mengatakan bahwa pengerahan J-10 dan j-11 China adalah sebuah tanda bahwa Beijing mencoba untuk meningkatkan pertahanannya di wilayah tersebut untuk menghadapi ancaman dari India.

J-11 memiliki jarak tempuh 1.500 km, yang dapat diperpanjang dengan tangki bahan bakar tambahan. Sedangkan jet tempur J-10 memiliki jarak tempuh 1.850km.

”Upgrade di Western Theatre Command sangat mendesak karena di wilayah barat China, hubungan dengan India telah tegang karena masalah perbatasan, dan tanpa ada resolusi yang terlihat,” kata Song

”India sudah siap, jadi perlu bagi China untuk mempersiapkan kemungkinan konfrontasi militer,” katanya, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (23/2/2018). ”Dan di daerah pegunungan ini, superioritas di udara sangat penting.”

Zona barat PLA meliputi Tibet, Sichuan, Gansu, Ningxia, Qinghai, Xinjiang dan Chongqing.

China pernah marah ketika Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan ke wilayah perbatasan yang disengketakan kedua negara.

Adam Ni, seorang peneliti militer dari Australian National University, mengatakan bahwa pangkalan udara barat China terletak di dataran tinggi dengan kabut rendah, sehingga menjadi lingkungan yang sulit bagi angkatan udara untuk beroperasi.

”Penyebaran jet baru-baru ini adalah bagian dari upaya terpadu untuk memperbaiki kekuatan udara China, yang pada awalnya merugikan India karena pemandangan alamnya,” katanya. 

”Namun, kerugian ini diimbangi oleh keuntungan kuantitatif dan kualitatif yang dapat dikhawatirkan oleh angkatan udara China dalam konflik yang berkepanjangan,” ujarnya.


Ni menambahkan bahwa China mencoba membangun superioritasnya itu dengan mengembangkan dan menerapkan jet tempur canggih serta memperbaiki logistik, pangkalan dan teknologinya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengabaikan informasi pengerahan jet-jet tempur Beijing ke dekat wilayah India. ”Saya tidak mengetahui informasi yang Anda sebutkan, saya bisa merujuk Anda ke militer,” katanya dalam sebuah pernyataan. 

”Kami berharap pihak India dapat bekerja sama dengan China untuk menegakkan perdamaian dan ketenangan daerah perbatasan karena ini kepentingan bersama kedua belah pihak,” lanjut dia. (mas/sindonews.com)

Alur Perekrutan Tenaga Kerja Train 3 Tanggguh Jelas

Manokwari TN – Pekerjaan konstruksi untuk proyek objek vital nasional (Obvitnas) tangguh train 3 telah dimulai sejak bulan April tahun 2017,  Diharapkan dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan.

“Untuk itu, kami sangat membutuhkan, sinergitas. Baik dari kontraktor BP dan subkontraktor tangguh train 3 serta Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten di Papua Barat maupun rekan-rekan media,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku (Pamalu), A. Rinto Pudyantoro, di hadapan sejumlah wartawan, di Swissbel Hotel Manokwari, (20/2) siang.

Rinto menjelaskan, SKK Migas adalah perpanjang tangan dari pemerintah pusat, yang dimandatkan untuk memastikan menyelesaikan salah satu Obvitnas di Kawasan Indonesia timur, yaitu pembangunan proyek kereta tangguh trand 3 yang memerlukan lebih dari 7.000 pekerja.

30% dari kebutuhan tenaga kerja ini lanjutnya, diprioritaskan untuk tenaga kerja asal Papua. Menyadari hal tersebut maka dibutuhkan sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan. Baik pemerintah daerah (Pemda), SKK Migas dan BP Tangguh.

“Kami terus membangun komunikasi untuk bersinergi dan agar BP, selaku operator dibawah pengawasan SKK Migas, tetap taat pada undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dengan batasan kewenangan yang dilimpahkan,” ujar dia.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Papua Barat, Dra Pascalina Yamlean mengatakan, pihaknya secara berkesinambungan telah menerapkan standar alur dan aturan penerimaan ketenagakerjaan yang dapat diimplementasikan oleh Disnaker tingkat kabupaten/kota.

Tujuannya sebut dia,  guna menunjang kerjasama percepatan proyek tangguh train 3 tersebut dikemukakan, Disnaker baik provinsi dan kabupaten/kota sebagai wadah awal penerimaan laporan dan lamaran pekerjaan dari para calon tenaga kerja proyek ini, memiliki peran penting tercapainya tenggat waktu projek Obvitnas tersebut.

“Terutama dalam upaya mewujudkan komitmen, yakni agar kebutuhan pekerja dapat memprioritaskan masyarakat asli sekitar LNG Tangguh. Yang diantaranya Kabupaten Teluk Bintuni, Fakfak, dan Sorong Raya serta Manokwari Raya,” ucapnya.

Sementara itu, Budy Hermawan selaku Proyek Ekspansi Tangguh & Tangguh Sustainability Project Manager, menuturkan, bahwa pembagian kewenangan perekrutan untuk nama-nama para calon tenaga kerja, mulai dari koordinasi pihak ketiga BP, yaitu konsorsium CSTS (Chivoda, Saipem, Tripatra dan Suluh Ardhi Engineering) dengan Disnaker kabupaten secara berjenjang.

Dan untuk rekrutmen kegiatan pengeboran, kata Budy dalam dialog loka karya bersama Disnaker Papua Barat dan BP Tangguh dan sub kontraktor, akan terus mensinergikan tercapainya penyerapan tenaga kerja untuk penduduk asli dari 62 kampung di sekitar lokasi LNG Tangguh.

“Sementara untuk rekrutmen di luar 62 kampung itu, akan kerjasama dengan Disnaker kabupaten Teluk Bintuni dan Fakfak, Kota Sarong, dan Kabupaten Manokwari dan kemudian daerah lainnya di Papua Barat,” imbuhnya.

Sebagai penutup Rinto berpesan dan berharap, dengan adanya penjelasan dari semua pihak, maka masyarakat dapat memahami prosedur rekrutment yang dijalankan sesuai peraturan.

“Semoga penjelasan menjawab adanya kesalahpahaman, termasuk anggapan untuk bekerja di Proyek tangguh train 3, ada pungutan biaya dan pendaftarannya harus melalui SKK Migas. Anggapan ini sangat keliru dan sesungguhnya tidak ada pungutan biaya sesepersen pun,” pungkas Rinto.(***)

Sumber: http://www.teropongnews.com

Charles Imbir: Saya Siap Lawan DPRD, Bupati dan Pers Raja Ampat yang Bungkam dan Mono!

Saya Charles Imbir, anggota dprd raja ampat hasil pemilu 2014 mewakili waigeo seutuhnya dapil 3 kabupaten raja ampat provinsi papua barat. Tugas saya diberikan mandat uu md3 negara indonesia hingga 2019. Hari ini saya bertindak sebagai ketua dpc hanura raja ampat. Mengumumkan bahwa saya menolak keputusan ptun yang memindahkan sidang tanggal 22 dan 23 februari 2018 di waisai. Karna surat tergugat wakil ketua 1 dan wakil ketua 2 dprd atas nama rahmawati tamima dan yuliana mansawan karna alasan biaya dan alasan politik.
Sesungguhnya sidang PS ( Pengadilan Setempat ) Adalah hukum acara negara republik indonesia untuk memeriksa secara langsung saksi dan bukti di lapangan. Saya tidak akan hadir di sidang ptun jayapura yang ingin memenuhi surat tergugat yang tidak hadir dipersidangan tanggal 8 februari 2018 dan kuasa hukumnya yang juga di paksakan.
Saya pribadi tidak atas nama kuasa hukum ingin menyatakan pendapat bahwa pengadilan ptun jayapura provinsi papua negara republik indonesia adalah pengadilan yang tidak bisa dipercaya jika keputusan sidang tanggal 8 feb 2018 bisa di batalkan karna surat wakil ketua 1 dan wakil ketua 2 dprd raja ampat.
Saya akan menulis surat ke makamah agung ri dan komisi yudisial ri bahwa negara republik indonesia yang kita cintai di tanah papua bisa di intervensi karna penguasa di negara indonesia sendiri dan kaki tangan kapitalis dan imperialisme di tanah papua khususnya raja ampat.
Untuk itu saya sebagai ketua dpc partai hanura sebagai anggota dprd raja ampat dan sebagai pribadi tidak bisa percaya terhadap hukum negara republik indonesia.

Dan ketika kami tidak menghargai hukum indonesia yang adalah panglima di indonesia. Maka kami berhak untuk menentukan jalan sendiri di luar hukum nkri.
Pandangan hukum nkri ternyata adalah soal uang...dan sekali lagi uang. Dan maaf saya dan orang hanura raja ampat tidak akan terbeli dengan uang...harta...dan takta. Kami dan saya sudah sangat siap untuk tumbal demokrasi di raja ampat untuk papua.

Raja ampat tidak pernah di taklukan oleh negara...oleh penjajah...oleh kerajaan manapun ...oleh agama dan lain sebagainya. Raja ampat adalah daerah adat dan daerah para mambri......karna kami lahir sebagai manusia merdeka. Dan kami akan berjuang untuk kemerdekaan yang hakiki di tanah air papua barat.

Freedom come back tommorow morning.
Papua pasti merdeka.

Harga suatu keyakinan itu mahal dan harus diperjuangkan.
Kami bukan budak di tanah kami.

Saya jelas Charles Imbir siap lawan dprd...lawan bupati dan pers di raja ampat yang bungkam dan mono.

Saya tim dunia.
Saya manusia merdeka.
I'am betapak sakti nairi.

Sidang Pimpinan DPRD Raja Ampat Di Lakukan Di Jayapura

ils
JAYAPURA CityPost - Sidang lanjutan gugatan Charles Imbir terhadap Pimpinan DPRD Raja Ampat dengan agenda Pemeriksaan Setempat (PS) yang diputuskan Majelis Hakim PTUN Jayapura 08 Pebruari 2018, akan dilaksanakan di Waisai, Raja Ampat, tanggal 22 dan 23 Pebruari 2018, tidak jadi dilaksanakan, dan tetap dilanjutkan di Jayapura.

Ditemui di PTUN Jayapura, Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara gugatan terhadap Pimpinan DPRD Raja Ampat, Imanuel Mouw, SH, mengatakan, bahwa ada beberapa alasan Sidang PS di Waisai tidak jadi dilaksanakan, Sidang Lanjutan dikembalikan kepada agenda semula yakni dilaksanakan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura (PTUN).

Alasan Sidang Lanjutan tetap dilaksanakan di Jayapura, karena ada surat masuk dari Tergugat Wakil Ketua I Rahmawati Tamima dan Wakil Ketua II DPRD Raja Ampat, Yuliana Mansawan, yang memohon diberikan kesempatan menyerahkan bukti di persidangan, dan keberatan terhadap pembiayaan yang telah disepakati oleh Kuasa Hukum Tergugat maupun Tergugat Intervensi.

Pada sidang pembacaan Duplik Tergugat dan Jawaban Tergugat Intervensi II, 08 Pebruari 2018, Kuasa Hukum Tergugat Wahyu Wibowo, SH, dan Kuasa Hukum Tergugat Intervensi II, Godlif Mansi, SH, telah menyetujui dilaksanakannya Sidang Lapangan dilaksanakan di Waisai, dan pemibiayaan juga ditanggung oleh Tergugat dan Tergugat Intervensi, namun kemudian Tergugat berubah pikiran.

Selain Tergugat yang berkirim surat kepada Majelis Hakim, Penggugat juga telah berkirim surat keberatan, dan akan dibacakan bersama-sama pada Sidang Lanjutan di PTUN Jayapura, ungkap Ketua Majelis Hakim, Imanuel Mouw, SH.

“Sidang lanjutan Pimpinan DPRD Raja Ampat dengan nomor perkara 41/G/2017/PTUN Jayapura, akan dilanjutkan Kamis, 22 Pebruari 2018, di PTUN Waena, Jayapura, dengan agenda  Replik Penggugat dan Bukti Para Pihak. Panitera telah berkirim surat kepada Penggugat dan Tergugat terkait pelaksanaan sidang lanjutan di Jayapura ini,” jelas Imanuel Mouw. (Hen/man/ist-we/citypost.id)

Batas Waktu Registrasi Kartu Prabayar

FAKFAK: Berdasarkan edaran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Kemenkominfo pada 31 Oktober 2017, maka registrasi nomor seluler dilakukan untuk kartu baru dan kartu lama.  Registrasi tersebut dimulai pada 31 Oktober 2017,  khusus untuk nomor seluler lama atau yang sudah digunakan, batas terakhir registrasi adalah pada 28 Februari 2017 mendatang. Sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh Kemenkominfo hingga mendekati waktu batas akhir registrasi ulang sudah ada kurang lebih 226 juta data yang melakukan registrasi sesuai dengan prosedur.
 Itu artinya program ini telah mendapatkan respon yang baik dari masyarakat Indonesia, khususnya yang menggunakan jasa layanan telekomunikasi dari provider di Indonesia. Kementerian Kominfo  memberlakukan registrasi nomor SIM card seluler prabayar menggunakan Nomor Induk Kependudukan /NIK dan Nomor Kartu Keluarga/No. KK. Terkait hal ini Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil/Dukcapil Kabupaten Fakfak Samad Hindom  mengungkapkan, untuk masyarakat yang melakukan registrasi ulang Sim Card namun gagal, secepat mungkin melaporkan ke Dinas Dukcapil atau menghubungi call center HaloDukcapil untuk segera dilakukan perbaikan.

“Kami menganjurkan kepada masyarakat untuk meregistrasi ulang kartu prabayarnya, namun yang menjadi kendala saat ini, masih ada data kependudukan yang belum valid, oleh karena itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan ke Dinas Dukcapil atau menghubungi call Center HaloDukcapil 1500537, petugas kami akan melayani keluhan masyarakat terkait validasi data kependudukan”, kata Samad Hindom.

Sementara Supervisor Grapari Fakfak Adriansyah Setiawandy saat ditemui RRI di ruang kerjanya mengatakan, masyarakat yang belum paham mengenai cara meregistrasi ulang Sim Card, dapat langsung mendatangi kantor Grapari Fakfak pada saat jam kerja, sedangkan untuk perbaikan data kependudukan baik KK maupun KTP bertempat di instansi terkait.

“Sesuai dengan edaran dari kominfo mengenai registrasi ulang menggunakan KK dan KTP melalui Badan Jasa Komunikasi dengan ini telkomsel menghimbau kepada masyarakat di Fakfak untuk segera meregistrasi ulang sim card-nya dengan cara *444*NIK*No.KK# atau dengan cara *444#. Jika ada masyarakat yang kurang paham bagaimana cara meregistrasi bisa langsung mendatangi Grapari Fakfak yang beralamat di Jalan Salasa Namudat Ruko depan Pelabuhan Fakfak. Kami membuka pelayanan Senin-Jumat pukul 08.00 – 16.00 WIT, dan Sabtu dimulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIT”, jelasnya saat di ruang kerjanya.

Adriansyah Setiawandy menambahkan, apabila pelanggan tidak juga meregistrasi ulang hingga 28 Februari 2018, maka akan diberikan tenggang waktu sampai 30 hari dan dalam masa tenggang 30 hari itu tidak juga registrasi ulang, dilakukan pemblokiran telepon/SMS keluar pada hari ke-30.

Apabila tidak juga registrasi ulang sampai 15 hari berikutnya, dilakukan pemblokiran telepon/SMS masuk. Dan apabila tidak juga meregistrasi ulang dalam 15 hari berikutnya, maka secara otomatis akan dilakukan pemblokiran layanan internet atau nomor diblokir total atau permanen. Registrasi kartu baru dan registrasi SIM card ulang bertujuan untuk menjaga validasi identitas pelanggan dan memberikan perlindungan data pelanggan. Di samping itu, tujuan pemerintah memberlakukan aturan ini jelas untuk menghindari kriminalitas yang sering terjadi via telekomunikasi seperti SMS dan telepon penipuan, selain itu juga sebagai upaya untuk memberantas terorisme.(NA/HN)

Sumber: http://www.rri.co.id

Peluncuran program Bansos Rastra Di Fakfak

FAKFAK: Pemerintah di bawah kepimpinan Presiden Joko Widodo meluncurkan sejumlah kebijakan dalam rangka percepatan kesejahteraan masyarakat secara merata di semua daerah. Salah satunya melalui program Bansos Rastra di mana masyarakat yang berhak menerima tidak lagi membayar beras rastra dari Bulog, termasuk di Kabupaten Fakfak.
Meski beras yang diterima warga berkurang dari sebelumnya 15 kilogram per kk per bulan, turun menjadi 10 kilogram per bulan, namun program ini diakui sangat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam hal penyediaan pangan di tingkat keluarga. 
Menandai dimulainya distribusi program bansos rastra kemarin dilakukan launching oleh Sekda Fakfak Nasrun P. Elake  sekaligus dilakukan penyerahan beras secara simbolis kepada salah seorang Kepala distrik. Usai launching dilanjutkan dengan sosialisasi program bansos rastra yang melibatkan hampir seluruh kepala distrik dan petugas terkait.

Sekda menegaskan, program ini harus ditangani sebaik mungkin, sehingga benar-benar diterima oleh mereka yang berhak menerima, dan tidak terjadi penyelewengan. Sebab program ini, adalah bagian dari upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Karena beras bersifat gratis, sehingga dalam pelaksanaan di lapangan harus disertai dengan pengawasan yang ketat.

“Saya sangat menekankan jangan ada lagi penyelewengan, karena program Bansos ini manfaatnya untuk masyarakat yang memang berhak menerima baik yang ada di distrik dan kampung,” kata Sekda Nasrun P. Elake.

Program tersebut menurut Sekda sekaligus agar masyarakat merasakan manfaat akan kehadiran pemerintah sebagaimana program nawacita Presiden juga dalam rangka pendekatan pelayanan kepada masyarakat.

Hal yang sama juga ditegaskan Charles Kambu, Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam, bahkan ia optimis program ini akan tertangani dengan baik, sebagaimana saat penanganan program rastra tahun sebelumnya, sehingga dukungan dan peran kepala distrik dan aparat kampung harus ditingkatkan.
Pagu program bansos rastra di kabupaten Fakfak sebanyak 90 ton 140 kilogram per bulan berkurang dari pagu rastra sebelumnya yang mencapai 136 ton 635 kilogram per bulan. Demikian juga RTSPM yang berhak menerima akan semakin berkurang. (SH/HN)

Sumber:http://rri.co.id

Heboh, Akmal Remaja Gowa Kembali Bertelur

Akmal dirawat di rumah sakit setelah bertelur dua kali.

SUNGGUMINASA - Akmal, remaja berusia 14 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali bikin heboh. Hari ini, remaja itu kembali 'bertelur'.

Senin (19/2/2018) pagi ini, Akmal yang sempat bikin heboh pada 2015 lalu karena mengeluarkan telur dari anusnya, kini kembali dirawat di RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa. Dia dirawat setelah mengeluarkan dua butir telur.

Sebelumnya, Akmal merasakan sakit perut. Hasil pemeriksaan dan foto rontgen dokter rumah sakit setempat menunjukkan adanya dua butir telur yang terdapat di rongga panggul Akmal.

Menurut ayah Akmal, Ruslim, anaknya terpaksa dilarikan ke rumah sakit ini setelah mengalami sakit perut berkepanjangan mirip dengan sakit perut yang dialaminya pada tiga tahun lalu.

Hingga kini pihak rumah sakit masih merawat Akmal guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim dokter rumah sakit.

Sumber: daerah.sindonews.com

Polres Bintuni klaim temukan puluhan kasus anak pecandu lem aibon

ilustrasi
BINTUNI — Satuan Bimbingan Masyarakat (satbinmas) Polres  Teluk Bintuni, mengklaim menemukan puluhan kasus anak kecanduan lem Aibon, lem Fox dan Bensin.

Kasatbinmas Polres Teluk Bintuni Iptu Sakaria Tampo, pekan kemarin mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya disejumlah tempat, kasus lem aibon ini paling banyak berada di Wilayah Kota, yang menyasar pada anak – anak usia 6-12 tahun.
Di mana, titik rawan Pengguna Aibon, Lem Fox dan bensin ini berada di Kompleks Masuhi, dan dataran SP. Namun kasus terbanyak di temukan di wilayah kota.

“Motif korban menggunakan lem aibon ini adalah pengaruh ikut- ikutan diajak teman-temannya yang tidak sekolah, setelah merasakan enak akhirnya kecanduan,” katanya.

Dikatakannya, terbaru, Satbinmas menemukan satu kasus di Kota Bintuni, dengan korban anak masih duduk dibangku sekolah dasar.  Atas permintaan orang tua pihaknya sudah melakukan pembinaan dengan harapan yang bersangkutan dapat berhenti mengkonsumsi barang haram tersebut.

“Kami tidak bisa mengawasi secara instens karena, lem aibon, fox, dan bensin ini dijual di mana -mana, kami baru dor to dor baru sekali, mereka orang tua minta agar anaknya dibina, baru rencana akan sosialisasi dan melakukan pembinaan ke titik -titik rawan,” pungkasnya.

Dikatakan, kasus lem Aibon ini dapat mematikan, sehingga sangat berbahaya bagi anak anak. Oleh karena itu ia berharap, masyarakat khusususnya orang tua yang memiliki anak usia sekolah agar lebih waspada. |Arif Triyanto | Cahayapapua.com

Dari Polres, Massa Bergerak ke Kejaksaan Negeri Fakfak

FAKFAK -  Seperti diberitakan sebelumnya massa bersama anggota dewan yang dikriminalisasi datangi polres Fakfak; setelah dari polres massa kemudian bergerak menuju kantor Kejaksaan Negeri Fakfak.

Berikut beberapa dokumentasi  foto yang didapat media ini:

Dihalaman polres Fakfak:



Menuju Kejaksaan:








Kawal Kasus, Massa Bersama Anggota DPRD Fakfak datangi Polres

FAKFAK- Kasus pecah kaca yang dilakukan 2  anggota dewan masih berlanjut, upaya - upaya seperti ganti rugi hampir lima juta rupiah sudah dilakukan namun tetap saja kasus ini berlanjut. Bahkan sudah ada upaya sampai ketemu dengan bupati namun sepertinya kasus kecil ini dianggap merugikan negara dan masyakarat luas, seperti kasus korupsi. Hingga persoalan terus diupayakan diproses hukum. Padahal sebelum tindakan melakukan pecah kaca kantor, ada beberapa anggota dewan yang lain juga melakukan pengrusakan komputer dan sebagainya namun tidak diproses oleh sekwan.

Baca juga: Koruptor Sedang Bermain Kriminalisasi di Fakfak

Hari ini (20/02/18) bertepatan dengan akan dilakukan pelimpahan dari polres ke kejaksaan, masyarakat pun ikut ambil bagian mengawal. Massa yang datang juga membawa beberapa poster berisi tuntutan. Sebelum ke polres Fakfak, massa lebih dulu menuju kantor Dewan Adat Mbaham Matta.

Berikut beberapa foto yang dikirimkan ke media ini :




 Wakil Ketua II DPRD, Ketua Dewan Adat dan Anggota DPRD







Hingga berita ini dinaikan massa masih berada di polres Fakfak.